Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana

Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana - Hallo sahabat kewanitaan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel IFKNews Sekilas Politik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana
link : Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana

Baca juga


Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana




Beritaterheboh.com - - Gerhana matahari cincin menyambangi Indonesia di akhir tahun 2019. Ada 7 provinsi yang dilewati Gerhana matahari cincin.

Gerhana matahari cincin bisa dilihat di sejumlah wilayah Indonesia hari ini, Kamis (26/12/2019). Sebagai penjelasan, gerhana matahari cincin adalah peristiwa terhalangnya hampir semua bagian tengah piringan matahari oleh piringan bulan. Saat puncak gerhana, matahari yang terlihat dari bumi akan tampak seperti cincin.

Ada lima fase gerhana matahari, yaitu saat kontak awal, kontak kedua, puncak gerhana, kontak ketiga, dan kontak akhir gerhana.


Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis 25 kota/kabupaten di 7 provinsi yang disambangi gerhana matahari cincin beserta perkiraan waktu puncak gerhana. Berikut ini daftarnya:

1. Aceh (Sinabang 11.55 WIB, Singkil 12.00 WIB)
2. Sumatera Utara (Sibolga, Pandan, Tarutung 12.04 WIB; Padang Sidempuan, Sipirok 12.06 WIB; Gunung Tua 12.07 WIB, Sibuhuan 12.08 WIB)
3. Riau (Pasir Pengaraian 12.10 WIB, Dumai 12.14 WIB, Bengkali dan Siak Sri Indrapura 12.16 WIB; Selat Panjang 12.19 WIB)
4. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang 12.26 WIB, Tanjung Balai Karimun 12.21 WIB, Batam 12.24 WIB, Bandar Seri Bentan 12.26 WIB)
5. Kalimantan Barat (Mempawah dan Singkawang 12.42 WIB, Sambas 12.43 WIB, Bengkayang 12.42 WIB, Putussibau 12.55 WIB)
6. Kalimantan Timur (Tanjungredep 13.10 WIB)
7. Kalimantan Utara (Tanjungselor 13.10 WIB)

Durasi cincin terlama di Selat Panjang selama 3 menit 40 detik. Sedangkan durasi gerhana terlama di Bengkalis selama 3 jam 51 menit 24,7 detik.

Tips Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019


 Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada Kamis (26/12). Peristiwa langka ini memang menarik untuk diamati. Namun, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika mengamati Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian pada 26 Desember ini.

Gerhana Matahari Cincin sendiri merupakan gerhana yang terjadi ketika bayangan bulan hanya menutupi bagian tengah matahari. Sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan, sementara pada gerhana matahari total, matahari tertutup total oleh bayangan
bulan.

Berikut sejumlah tips untuk melihat gerhana matahari.

1. Harus pakai filter solar


Agar pengamatan berlangsung aman, pengguna harus menggunakan perantara filter untuk menatap matahari. Filter yang digunakan pun mesti khusus, yakni filter solar.

Dua pabrikan yang membuat filter solar yang aman untuk penglihatan adalah Baader Planetarium dan Thousand Oaks Optical. Filter ini tetap direkomendasikan jika pengamat hendak melihat gerhana dengan teleskop atau lensa kamera.

Filter ini akan menyaring sebagian besar cahaya yang menyilaukan dan berpotensi mengganggu penglihatan pengamat. Jika pengamat sudah menggunakan filter tapi cahaya masih terasa terlalu silau, maka filter tersebut dipertanyakan kualitasnya atau sudah rusak.

"Hati - hati sob apapun peralatan yang digunakan untuk melakukan pengamatan, perlu dicamkan untuk jangan pernah melihat ke arah Matahari secara langsung tanpa filter Matahari (solar) sebagai pengaman," tulis LAPAN lewat akun Instagram mereka, Selasa (24/12).

Filter ini bisa digunakan sebagai kacamata atau digunakan begitu saja untuk menjadi perantara mata dengan matahari. Filter juga bisa dibuat sedemikian rupa agar pas menutup lensa kamera atau teleskop.
Lihat juga: Desember, Banjir Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Cincin

2. Menatap dengan kacamata hitam dilarang

Menatap gerhana dengan kacamata hitam juga tidak disarankan. Sebab filter yang digunakan pada kacamata hitam belum tentu cukup melindungi tingginya intensitas cahaya saat gerhana berlangsung.

Filter polaroid, lembaran film berwarna, film X-Ray, atau filter foto lain juga tidak terlalu aman untuk melindungi mata, seperti dikutip dari Earth Sky.

3. Jangan arahkan kamera langsung ke gerhana

LAPAN juga menyarankan agar pengguna tak langsung mengarahkan kamera langsung ke gerhana matahari. Sebab, bisa menyebabkan sensor kamera rusak.

"Gunakan filter khusus matahari untuk mengurangi intensitas cahaya yang diterima kamera," tulis lembaga antariksa itu.


4. Pakai proyektor kamera lubang jarum

Membuat proyektor menggunakan kamera lubang jarum menjadi pilihan menarik lain. Dengan cara ini, pengguna bisa merefleksikan gerhana ke sebuah permukaan datar untuk disaksikan bersama.

5. Proyektor dari Binokular atau teleskop

Konsep dan prinsip proyektor lewat penggunaan binokular serupa dengan yang dilakukan dengan kamera lubang jarum.

6. Datangi lokasi pengamatan bersama

Datangi lokasi pengamatan gerhana yang digelar oleh lembaga atau komunitas khusus. Mereka biasanya menyediakan kacamata khusus dan memberikan informasi yang lebih lengkap soal fenomena ini.

Bagi warga Jabodetabek, bisa mendatangi Planetarium dan Observatorium Jakarta kawasan Taman Izmail Marzuki. Mereka menggelar pengamatan bersama mulai pukul 07.00 WIB.Pengunjung yang datang ke Planetarium Jakarta akan mendapat satu kacamata Matahari.

Pihak pengelola juga menyediakan 10 buah teleskop yang dilengkapi filter Matahari dan didampingi oleh astronom, tenaga ahli, dan staf.

Sebelumnya, peneliti Planetarium dan Observatorium Jakarta, Widya Sawitar mengingatkan bahaya yang mungkin timbul jika warga melihat langsung fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) maupun Sebagian dengan cara tak aman.

Menurut Widya, warga sebaiknya tak menatap gerhana terlalu lama. Selain itu, masyarakat juga harus menggunakan filter optik yang dirancang khusus untuk mengamati GMC.
Lihat juga: Gerhana Matahari Cincin Bisa Ganggu Aktivitas Telekomunikasi

Fenomena GMC dapat diamati di Sumatera Utara (Simbolga dan Padang Sidempuan), Riau (Siak, Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang), Kepulauan Riau (Batam dan Tanjung Pinang).

(Kalimantan Barat (Singkawang), Kalimantan Utara (Tanjung Selor) dan Kalimantan Timur (Makulit dan Berau). Sementara Gerhana Matahari Sebagian dapat dinikmati masyarakat yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi (Jabodetabek). (eks)

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan kacamata dengan filter khusus saat mengamati gerhana matahari cincin. Peringatan ini dimaksudkan supaya masyarakat tidak mengalami kerusakan mata hingga kebutaan. (gbr/lir/detik.com/cnnindonesia.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/39byhoX
via IFTTT


Demikianlah Artikel Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana

Sekianlah artikel Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana dengan alamat link https://www.kewanitaan.me/2019/12/hari-ini-gerhana-matahari-cincin.html

0 Response to "Hari Ini Gerhana Matahari Cincin Sambangi Indonesia, Ini 5 Fasenya Hingga Tips Aman Melihat Gerhana"

Posting Komentar