Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta

Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta - Hallo sahabat kewanitaan, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta
link : Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta

Baca juga


Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta



Dua kasus virus corona pertama di Indonesia telah diumumkan Presiden Jokowi. Keduanya merupakan seorang ibu berumur 64 tahun dan anaknya, 31 tahun, warga Depok. Diberitakan keduanya tertular virus corona dari warga Jepang yang menetap di Malaysia.
Masyarakat diimbau agar tenang dan tetap menjaga kesehatan, kebersihan dan daya tahan tubuh. Setelah pengumuman tersebut, banyak masyarakat di Yogyakarta lantas berburu jamu atau empon-empon ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Mereka mencari rempah-rempah yang kemudian direbus untuk menjaga kondisi tubuh.
Purwoto (49) salah seorang penjual jamu di Pasar Beringharjo lantas berinisiatif membuat empon-empon corona. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah membeli tanpa perlu meraciknya lagi.
Empon-empon corona buatan penjual jamu di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Ini di pasar ini sudah dua hari ini mulai ramai kemarin banyak yang cari rempah-rempah. Umumnya per item sendiri-sendiri. Setengah kilo ada yang seperempat. Tadi pagi melahirkan ini baru satu ramuan (empon-empon) corona," kata Purwoto ditemui di lapak dagangannya, Rabu (4/3).
Jamu racikannya ini terdiri dari jahe, serai, kunir, temulawak, kayu manis, dan secang. Ramuan ini berkhasiat menjaga kehangatan tubuh sehingga imun terjaga dan mencegah masuknya penyakit termasuk corona.
"Mencoba bikin racikan sesuai anjuran dokter dari Surabaya. Baru mulai pagi ini. Kemarin belum seperti ini kemarin baru pisah-pisah gitu (belinya)," ujarnya.
Satu bungkus empon-empon corona yang dijual Rp 10 ribu itu laris manis. Dari 100 bungkus yang dia buat, hingga siang ini tinggal menyisakan dua.
Empon-empon corona buatan penjual jamu di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Tadi pagi ngepak 100 bungkus sisa 2. Kemarin kan masih banyak mengonsumsi wedang uwuh saja," ujarnya.
Dia pun mengakui selama dua hari ini banyak masyarakat umum yang memburu jamu. Padahal biasanya lapaknya hanya dikunjungi penjual jamu tetap atau keliling.
"Kalau masih ada yang ingin nanti (empon-empon corona) diracikkan," katanya.
Empo-empon tersebut setelah dibeli dapat direbus dengan 1-1,5 liter air dan diminum pagi serta sore hari.
Empon-empon corona buatan penjual jamu di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Sementara itu, Ayuk warga Jogoyudan Gowongan, Jetis mengaku sengaja berburu jamu atau empon-empon untuk daya tahan tubuh. Dia memilih jamu lantaran lebih alami dibanding multivitamin.
"Cari jamu eh ada yang paketan empon-empon corona," kata dia.
Ayu mengaku perlu membeli jamu lantaran pekerjaannya tak memiliki waktu menentu. Selain itu dia sering bertemu orang yang tidak dikenal.



Demikianlah Artikel Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta

Sekianlah artikel Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta dengan alamat link https://www.kewanitaan.me/2020/03/berburu-empon-empon-jamu-penangkal.html

0 Response to "Berburu Empon-empon Jamu Penangkal Corona di Pasar Beringharjo Yogyakarta"

Posting Komentar